![]() |
| 5 Ramalan popular yang terbukti kebenarannya, salah satu peramalnya adalah Mark Twain. Photo .idntimes.com |
Meramalkan masa datang dalam beberapa kasus ialah sangkaan apa itu dilaksanakan secara ilmiah atau statistik dengan menganalisa info yang tersedia. Atau, itu hanya hati intuitif mengenai apa yang dapat terjadi.
Kenyataannya, banyak perkiraan yang terlihat aneh dan mustahil, rupanya jadi realita. Berikut beberapa ramalan di periode lalu yang rupanya betul terjadi di masa datang seperti dikutip dari Unbelievable-facts.
Beberapa dukun di kota Lima Peru meramal nasib Presiden Amerika Serikat pada tahun 2020. Dalam ritusnya mereka memakai photo beberapa pimpinan dunia.
Mark Twain lahir di 30 November 1835, pas dua minggu sesudah
munculnya Komet Halley. Di tahun 1906, dia menulis otobiografinya di North
American Ulasan di mana dia menulis "Aku tiba dengan Komet Halley pada
1835. Itu akan tiba kembali tahun depannya dan aku mengharap pergi dengannya.
Ini bisa menjadi kekesalan paling besar dalam kehidupan aku bila aku tidak
pergi dengan Komet Halley."
Sama seperti yang dia perkiraan, ia wafat karena penyakit serangan jantung pada 21 April 1909, satu hari sesudah Komet Halley kembali melalui Bumi.
Di tahun 1863, Jules Verne menulis Paris di era ke-20 , yang
memperkirakan dunia pencakar langit kaca, kereta api kecepatan tinggi, mobil
memiliki tenaga gas, kalkulator, kota dengan lift, dan jaringan komunikasi di
semua dunia. Penerbitnya sempat menampiknya karena ia berasa itu terlampau
susah dipercaya.
Sepanjang 126 tahun, dokumen itu ada di peti uang kosong dan diketemukan kembali oleh cicit Verne pada 1989. Deskripsi Verne di novel itu rupanya benar-benar tepat dan terinci mengenai bagaimana era ke-20 realitanya.
Di tahun 1952, Wernher von Braun menulis sebuah buku dengan judul The Mars Proyek yang memikirkan jika peradaban di Mars akan dipegang oleh orang yang disebutkan "Elon." Di saat ini, investor, insinyur, dan penemu Elon Musk ialah CEO dari perusahaan SpaceX yang berusaha memungkinkannya kolonisasi manusia di Mars.
Mendekati akhir era ke-19, Nikola Tesla menyarankan
mekanisme pengangkutan tenaga listrik dan telekomunikasi yang memungkinkan
transmisi energi listrik tanpa kabel. Di tahun 1909, dia memperkirakan internet
di masa datang dengan kalimat: "Bakal ada periode misalkan, untuk seorang
pebisnis di New York untuk mendikte perintah dan membuat mereka ada secara
lisan di L lain tempat atau ondon."
"Ia bisa menghubungi dari mejanya dan bicaranya dengan konsumen setia telephone di dunia. Anda perlu bawa instrument murah yang tidak semakin besar dari jam tangan yang memungkinkannya pembawanya dengar dimanapun, di darat atau laut. Seorang bisa mengirim pidato atau lagu ke sisi paling ujung dunia."
Di tahun 1838, Edgar Allen Poe menulis sebuah novel mengenai
kapal karam di mana 3 orang yang selamat makan orang yang selamat ke-4, seorang
bocah kabin namanya Richard Parker. Di tahun 1884, ada kapal karam yang
sebetulnya, di mana 3 orang yang selamat makan orang yang selamat ke-4, yang
seorang bocah kabin namanya Richard Parker.

