Tukangterawang - Masih jernih dalam ingatan kita mengenai demonstrasi kontra Ahok terkait dugaan penistaan Agama yang dilakukan Gubernur non aktif ini di Kepulauan Seribu beberapa waktu lalu.
Quotations Almaidah 51 which conducted Ahok sparked Muslim protests 4 november ago.
Tukangterawang mencoba melihat dari kacamata dunia ghoib, Seorang pria berjenggot putih bertampang Eurasia dengan pakaian pria eropa tahun 1500an muncul. Dialog antara tukangterawang dan orang yang mengaku bernama Uncle Nostra pun terjadi.
Singkatnya Uncle Nostra bersedia menunjukkan apa yang terjadi pada fenomena dibalik Ahok.Tak seperti mahluk gaib lokal, Uncle Nostra menyuruh tukangterawang untuk browsing bersama mbah google.
4 November 2016 is not the first protest. Demonstration against Ahok it started at 6 November 2015 it where some protester sueing Ahok to be examined on Sumber Waras Hospital's case.
Uncle Nostra mengatakan pada tukangterawang bahwa kasus penistaan bukan yanig pertama, pada kasus awal banyak yang berfikir bahwa Ahok akan habis dengan kasus ini. Tapi tak seperti yang diharapkan Mantan Bupati Belitung ini lagi-lagi lolos dari jerat Hukum. Hasil evaluasi BPK 15 Juni 2016 menyatakan bahwa tidak ada indikasi korupsi pada kasus Rumah Sakit Sumber Waras. Setelah sebelumnya KPK menyatakan hal serupa dimana tidak ditemukan indikasi korupsi.
Instead of imprisoning Ahok. Even Haris Azhar, chairman of the Audit Board whom report unusual transaction, stumble Panama Paper.
Lembaga yang sama yang melaporkan Ahok ke KPK atas temuan BPK, Haris Azhar namun malah ketua lembaga yang mengaudit transaksi rumah sakit Sumber Waras lah yang tersandung kasus Panama Paper yang disebutkan sebagai kasus penggelapan pajak dan pencucian uang.
And again, reclamation G island revealed at April 2016. The same group returned to protest.
Dan kembali di bulan April 2016 pada reklamasi pulau G, kelompok yang sama kembali melakukan protes. Meski sebenarnya bukan hanya Jakarta yang melakukan reklamasi. Banten pun melakukan proyek yang sama tapi hanya Jakarta yang menimbulkan demonstrasi yang tiada henti.
Tukangterawang mendapati bahwa mungkin orang yang namanya Ahok ini perlu di ruwat sehingga setiap perkataannya tidak jadi viral negatif sehingga tidak selalu berbuah demonstrasi kaum pencari kutu di seberang lautan.
What ever he said, can make him going to jail.
Apa yang membuat sosok ini begitu kontroversial? apakah karena dirinya sendiri? ini yang ingin tukangterawang tanyakan apa yang membuatnya begitu kontroversial. Keberadaannya sebagai gambaran kaum marginal benar-benar gambaran yang perfect sebagai sasaran. Seperti yang pernah diungkapkan oleh Anton Medan bahwa keberadaannya sebagai "Tionghoa" dan "Nasrani" cukup mewakili gambaran "bebek duduk" bagi lawan politiknya.
For some people, Ahok is a perfect description for the marginal. In other words he is a perfect "Sitting duck" for the people whom oppose him.
Menyisakan prasangka apakah ia sengaja dipasang sebagai target, sengaja ditarget untuk mencapai tujuan yang lebih besar? Uncle Nostra melarang saya untuk mengatakan apa yang saya lihat...maaf, hehehehe....
All events, remaining question: installed as the target?whether Ahok deliberately targeted? for a bigger purpose?
Hal ini bukanlah sesuatu yang berlebihan pasalnya sekalipun dari awal terjadi kontroversi pasca pergantian posisi Gubernur setelah Joko Widodo memenangkan kontestasi sebagai Presiden RI 2016 tapi resistensinya tak sebesar ini. Resistensi begitu besar ketika sang petahana maju sebagai Gubernur untuk kedua kalinya. Dan kutipan salah satu ayat Alquran sebagai jalan masuknya.
Even since the first time he replaced Jokowi as Governor of Jakarta, Ahok had been controversy.
Padahal hal ini bukanlah hal pertama ia katakan, dari buku autobiografi Ahok berjudul "Merubah Indonesia" yang dijadikan bukti menunjukkan bahwa sebenarnya hal ini bukanlah hal yang pertama dikatakan Ahok. Meski secara kontradiksi disebutkan sebagai bukti tambahan mengenai adanya penistaan namun bisa dimaknai bahwa selama ini masyarakat mengetahui bahwa apa yang dikatakan oleh Ahok terkait kontroversinya selama ini merupakan sesuatu yang bukan dimaksudkan.
Most analyst said Ahok just entry point, actually the protester targeting Joko Widodo.
Tukangterawang menerawang jika begitu apakah ada yang salah dengan Presiden ini? bukankah ia terpilih secara konstitusi? apakah ada agenda asing terkait ini? apakah ada pihak yang ingin berkuasa? pertanyaan-pertanyaan ini mengiang-ngiang di kepala tukangterawang.
If Joko Widodo is the real target, in what agenda? did he constitutionally elected as president?there's foreign agenda behind this riot?
Terawangan entah berantah mencoba menerawang apakah ada kaitannya dengan bagi hasil usaha di salah satu perusahaan asing plat merah yang bercokol di tanah air ini? sekali lagi kabut praduga yang menyelimuti. Uncle Nostra pun sepertinya merinding untuk mengungkapkannya? wusss...sang arwah hilang tak ingin ditanya terkait ini meninggalkan tukangterawang yang kebingungan dengan sesajian dan asap kemenyan yang memenuhi ruangan...
![]() |
| Demo Anti Ahok |
Tukangterawang mencoba melihat dari kacamata dunia ghoib, Seorang pria berjenggot putih bertampang Eurasia dengan pakaian pria eropa tahun 1500an muncul. Dialog antara tukangterawang dan orang yang mengaku bernama Uncle Nostra pun terjadi.
Singkatnya Uncle Nostra bersedia menunjukkan apa yang terjadi pada fenomena dibalik Ahok.Tak seperti mahluk gaib lokal, Uncle Nostra menyuruh tukangterawang untuk browsing bersama mbah google.
4 November 2016 is not the first protest. Demonstration against Ahok it started at 6 November 2015 it where some protester sueing Ahok to be examined on Sumber Waras Hospital's case.
Uncle Nostra mengatakan pada tukangterawang bahwa kasus penistaan bukan yanig pertama, pada kasus awal banyak yang berfikir bahwa Ahok akan habis dengan kasus ini. Tapi tak seperti yang diharapkan Mantan Bupati Belitung ini lagi-lagi lolos dari jerat Hukum. Hasil evaluasi BPK 15 Juni 2016 menyatakan bahwa tidak ada indikasi korupsi pada kasus Rumah Sakit Sumber Waras. Setelah sebelumnya KPK menyatakan hal serupa dimana tidak ditemukan indikasi korupsi.
Instead of imprisoning Ahok. Even Haris Azhar, chairman of the Audit Board whom report unusual transaction, stumble Panama Paper.
Lembaga yang sama yang melaporkan Ahok ke KPK atas temuan BPK, Haris Azhar namun malah ketua lembaga yang mengaudit transaksi rumah sakit Sumber Waras lah yang tersandung kasus Panama Paper yang disebutkan sebagai kasus penggelapan pajak dan pencucian uang.
And again, reclamation G island revealed at April 2016. The same group returned to protest.
Dan kembali di bulan April 2016 pada reklamasi pulau G, kelompok yang sama kembali melakukan protes. Meski sebenarnya bukan hanya Jakarta yang melakukan reklamasi. Banten pun melakukan proyek yang sama tapi hanya Jakarta yang menimbulkan demonstrasi yang tiada henti.
Tukangterawang mendapati bahwa mungkin orang yang namanya Ahok ini perlu di ruwat sehingga setiap perkataannya tidak jadi viral negatif sehingga tidak selalu berbuah demonstrasi kaum pencari kutu di seberang lautan.
What ever he said, can make him going to jail.
Apa yang membuat sosok ini begitu kontroversial? apakah karena dirinya sendiri? ini yang ingin tukangterawang tanyakan apa yang membuatnya begitu kontroversial. Keberadaannya sebagai gambaran kaum marginal benar-benar gambaran yang perfect sebagai sasaran. Seperti yang pernah diungkapkan oleh Anton Medan bahwa keberadaannya sebagai "Tionghoa" dan "Nasrani" cukup mewakili gambaran "bebek duduk" bagi lawan politiknya.
For some people, Ahok is a perfect description for the marginal. In other words he is a perfect "Sitting duck" for the people whom oppose him.
Menyisakan prasangka apakah ia sengaja dipasang sebagai target, sengaja ditarget untuk mencapai tujuan yang lebih besar? Uncle Nostra melarang saya untuk mengatakan apa yang saya lihat...maaf, hehehehe....
All events, remaining question: installed as the target?whether Ahok deliberately targeted? for a bigger purpose?
Hal ini bukanlah sesuatu yang berlebihan pasalnya sekalipun dari awal terjadi kontroversi pasca pergantian posisi Gubernur setelah Joko Widodo memenangkan kontestasi sebagai Presiden RI 2016 tapi resistensinya tak sebesar ini. Resistensi begitu besar ketika sang petahana maju sebagai Gubernur untuk kedua kalinya. Dan kutipan salah satu ayat Alquran sebagai jalan masuknya.
| Setelah di lantik |
Padahal hal ini bukanlah hal pertama ia katakan, dari buku autobiografi Ahok berjudul "Merubah Indonesia" yang dijadikan bukti menunjukkan bahwa sebenarnya hal ini bukanlah hal yang pertama dikatakan Ahok. Meski secara kontradiksi disebutkan sebagai bukti tambahan mengenai adanya penistaan namun bisa dimaknai bahwa selama ini masyarakat mengetahui bahwa apa yang dikatakan oleh Ahok terkait kontroversinya selama ini merupakan sesuatu yang bukan dimaksudkan.
Most analyst said Ahok just entry point, actually the protester targeting Joko Widodo.
Tukangterawang menerawang jika begitu apakah ada yang salah dengan Presiden ini? bukankah ia terpilih secara konstitusi? apakah ada agenda asing terkait ini? apakah ada pihak yang ingin berkuasa? pertanyaan-pertanyaan ini mengiang-ngiang di kepala tukangterawang.
If Joko Widodo is the real target, in what agenda? did he constitutionally elected as president?there's foreign agenda behind this riot?
Terawangan entah berantah mencoba menerawang apakah ada kaitannya dengan bagi hasil usaha di salah satu perusahaan asing plat merah yang bercokol di tanah air ini? sekali lagi kabut praduga yang menyelimuti. Uncle Nostra pun sepertinya merinding untuk mengungkapkannya? wusss...sang arwah hilang tak ingin ditanya terkait ini meninggalkan tukangterawang yang kebingungan dengan sesajian dan asap kemenyan yang memenuhi ruangan...

